Karena Dieng Membutuhkan Anda

Dikenal sebagai tempat wisata (Dieng Plateau) dan penyuplai sayuran terutama kentang,  saat ini sedang "menangis". Ribuan hektar area di Dieng, termasuk juga DAS Serayu, sekarang dalam kondisi kritis dan menuju kehancuran. Bencana longsor dan berkurangnya kesuburan di Dieng dengan drastis, adalah hal-hal yang menjadi keprihatinan Pemda Wonosobo.

Keprihatinan ini dipicu oleh kenyataan bahwa selain sebagi tempat bergantung dari banyak penduduk dalam mencari nafkah, Dieng juga merupakan "kunci" bagi sehatnya DAS Serayu, yang menghidupi masyarakat dari banyak Kabupaten.

Berbagai keprihatinan inilah yang memicu  perhatian Pemda Wonosobo, dibawah kepempinan Kholiq Arif (Bupati Wonosobo,) untuk kemudian  membentuk Tim Kerja Pemulihan Dieng (TKDP). Dengan segala daya dan upaya TKPD  telah melakukan berbagai hal untuk memperlambat "kehancuran") atau bahkan mengembalikan ekosistim Dieng pada kondisi yang "sustainable". Pada awal Desember 2008, dengan bantuan fasilitasi oleh Yayasan Pembangunan Berkelanjutan (melalui program Kepemimpinan Pembangunan Terpadu atau KPT), Kemitraan dan Java Learning Center (JAVLEC), Pemda Wonosobo melakukan acara Lokakarya Temu Donor Program Pemulihan Dieng dengan judul "Karena Dieng Membutuhkan Anda" . Temu Donor ini diharapkan bisa menjembatani berbagai program Pemda Dieng tentang "pemulihan kawasan Dieng" dengan berbagai pihak yang "concern" dan *mau* terlibat dalam upaya tersebut.

Rehabilitasi Dieng ini sangat mutlak dan harus segera dilaksankan mengingat saat ini lebih dari 7.758 hektar lahan di Dieng dalam kondisi kritis, dan program rehabilitasi bukan saja dapat mencegah bencaan tetapi juga memulihkan ekosistem dan  menjaga ketahanan pangan dan suplai energi

Sesungguhnya upaya perbaikan bukannya belum dilakukan, tetapi sampai sejauh ini hasilnya belum maksimal. Salah satu kendala yang  ditengarai adalah pendanaan. Untuk melaksanakan berbagai upaya perbaikan dan pemulihan Dieng memang dibutuhkan dana dan partisipasi berbagai pihak. Lokakarya Temu Donor 1 Desember 2008 di Hotel Grand Kemang yang dihadiri oleh lebih dari 20 pihak yang mempunyai "concern" terhadap Dieng merupakan sebuah langkah nyata dan titik balik bagi pemulihan kawasan tersebut. Yang menggembirakan adalah hampir seluruh pihak yang hadir dalam lokakarya menunjukkan antusias yang sangat tinggi untuk menggarap bareng-bareng upaya pemulihan Dieng tersebut. Inisiatif ini lebih "dipompa" dengan kehadiran Prof Emil Salim dan Prof Setiati yang memberikan berbagai "insight view", pencerahan dan bekal untuk memulai upaya pemulihan Dieng ini dengan lebih taktis dan strategis dan tepat sasaran.

"Karena Dieng Membutuhkan Anda",

dan Dieng membutuhkan cinta Anda


*silahkan kontak kami untuk menunjukkan cinta dan "care" Anda pada Dieng*