|
MENJEMBATANI PEMISAH GUNA MEMPROMOSIKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN |
|
Kursus tentang Kepemimpinan Yang Menjembatani Menjembatani Perbedaan dan Membangun Kolaborasi: Peranan Kritis Kepemimpinan Oleh Steven D. Pierce
Ringkasan Eksekutif * Kepemimpinan Penghubung atau kepemimpinan yang menjembatani adalah sebuah pendekatan bercirikan kemampuan untuk memulai dan melanjutkan suatu proses kolaborasi / kerja-sama yang dirancang untuk mencapai perubahan sosial yang berarti melalui aksi kolektif yang dilakukan para pemangku kepentingan yang banyak dan bervariasi. * Kepemimpinan Penghubung adalah sebuah model yang dirancang secara unik untuk menghadapi tantangan-tantangan yang melanda kelompok-kelompok masyarakat dewasa ini. * Kepemimpinan Penghubung berbeda dari banyak model kepemimpinan Barat, yang dewasa ini sering didominasi bidang manajemen. * Kepemimpinan Penghubung menawarkan sebuah pendekatan alternatif yang menaruh perhatian kepada peranan warga negara dalam sebuah kerangka kemitraan. * Karena berdasarkan nilai pencakupan Kepemimpinan Penghubung dengan mudah menggabungkan ide-ide dan praktek-praktek kepemimpinan tradisional. * Metode yang bersifat menjembatani itu menawarkan wawasan bagi sebuah proses yang berawal dengan rapat dan pembinaan hubungan, melalui pengembangan konsensus, sepenuhnya bagi aksi. * Ini adalah suatu usaha untuk menambahkan suatu fokus menyeluruh dengan mempertimbangkan kebutuhan dan dampak potensial kepemimpinan pada tingkat perseorangan, organisasi dan masyarakat.
* Kepemimpinan Penghubung menawarkan sebuah pendekatan alternatif yang menaruh perhatian kepada peranan warga negara dalam sebuah kerangka kemitraan. * Karena berdasarkan nilai pencakupan Kepemimpinan Penghubung dengan mudah menggabungkan ide-ide dan praktek-praktek kepemimpinan tradisional. * Metode yang bersifat menjembatani itu menawarkan wawasan bagi sebuah proses yang berawal dengan rapat dan pembinaan hubungan, melalui pengembangan konsensus, sepenuhnya bagi aksi. * Ini adalah suatu usaha untuk menambahkan suatu fokus menyeluruh dengan mempertimbangkan kebutuhan dan dampak potensial kepemimpinan pada tingkat perseorangan, organisasi dan masyarakat.
|