Rantai Makanan Yang terputus PDF Print E-mail

Dalam kaca mata displin ilmu, rantai makanan berarti peristiwa memakan dan di makan antara makhluk hidup dalam lingkungannya. Ekosistem alam telah menyediakan lingkaran yang tak terputus (rantai) yang membuat seluruh makhluk hidup di dalamnya mampu bertahan hidup secara mandiri. Artinya hewan-hewan dan tumbuhan yang ada di dalamnya tidak akan pernah musnah. Semuanya saling melengkapi kebutuhan satu dengan yang lainnya.

Tumbuhan menjadi produser pertama, hewan sebagai konsumen kedua, cacing (decomposer) sebagai konsumen ketiga. Dari rantai itulah terjadi peristiwa yang alami. Sebuah keindahan dari kehidupan di dunia untuk di cermati dan di pelajari.

“rantai makanan berarti peristiwa memakan dan di makan antara makhluk hidup dalam lingkungannya. Ekosistem alam telah menyediakan lingkaran yang tak terputus (rantai) yang membuat seluruh makhluk hidup di dalamnya mampu bertahan hidup secara mandiri”

Lantas, fenomena yang belakangan ini kita saksikan adalah suatu fenomena yang aneh bin unik. Harimau ternyata suka juga memangsa manusia. Begitu juga manusia telah suka mencampuri pola kehidupan hutan alam yang harmonis dan selaras menjadi kacau. Harimau tidak mungkin memangsa manusia untuk memenuhi hasrat hewaninya jika pola rantai makanan yang harmonis itu tidak di rusak dan di putus oleh penggangu. Ada keserakahan yang meng’anjing’ buta dalam perilaku pengrusak hutan. Seolah-olah mereka adalah penguasa yang seenaknya saja menghancurkan hutan. Mereka secara tidak sadar dan memang sudah tidak waras (edan) memutus harmonisasi alam (rantai makanan). Merekalah yang menjadi biang kerok dari fenomena yang terjadi akhir-akhir ini. Merekalah yang pantas di mangsa oleh harimau.

Kembalikan Harmonisasi Alam (untaian rantai makanan)

Harimau tidak akan menjadi ganas dan memangsa manusia jika makanan alaminya di hutan tidak diusik ataupun diputus. Harimau hanyalah seekor hewan yang tidak tau apa-apa. Ia hanya mengetahui bagaimana caranya untuk makan. Ia hanya hidup dari nalurinya. Ia tidak bisa mengembalikan rantai makanan yang terputus dengan sendirinya. Jadi jangan sampai ada lagi pembuhuhan terhadap harimau. Harimau adalah satwa langka. Hewan ini perlu perhatian bukan pembantaian. Ia butuh makan bukan untuk dijadikan makanan. Ia hanya butuh kedamaian hidup di habitatnya (hutan) bersama dengan rantai makanan yang terjalin indah. Mereka tidak akan mengamuk hingga ke pemukiman warga jika hutannya tetap dijaga dan dilestarikan.

“Harimau adalah satwa langka. Hewan ini perlu perhatian bukan pembantaian. Ia butuh makan bukan untuk dijadikan makanan. Ia hanya butuh kedamaian hidup di habitatnya (hutan) bersama dengan rantai makanan yang terjalin indah”

Dalam rantai makanan, manusia juga merupakan konsumen yang suka memakan segalanya (omnivora). Tapi apakah harimau harus dijadikan makanan juga?pembuhunan terhadap harimau harus segera di hentikan. biarkan harimau hidup di habitnya bersama dengan ekosistem hutan alami. Biarkan ia memakan hewan (musuh alaminya). Biarkan harimau melengkapi harmonisasi hutan alam sekarang juga!!!.Stop pengrusakan hutan!Pengrusak hutan adalah musuh yang harus dibasmi dari muka bumi dan bila perlu jadi mangsa harimau!!!