|
Penyelesaian Eksplorasi PLTPB Bedugul Makin Suram |
|
|
|
|
Gubernur Bali Dewa Beratha kembali melempar masalah eksplorasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Bedugul kepada DPRD Bali. Padahal DPRD telah menyerahkan sepenuhnya kebijakan soal itu kepada Gubernur. PRD Bali terakhir menyatakan menolak kelanjutan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) Bedugul karena dinilai lebih merugikan masyarakat.
"Saya menunggu keputusan DPRD. Namun, saya sudah meminta waktu bertemu dengan Menteri (Menteri ESDM). Ya, bulan ini bisa selesailah ya," kata Gubernur Bali Dewa Beratha ketika ditemui seusai penandatanganan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) di Kompleks Gubernuran, Denpasar, Selasa (2/1).Sebelumnya Dewa Beratha menyatakan, kontroversi eksplorasi PLTPB Bedugul diupayakan selesai Desember 2006. Akhir tahun lalu DPRD memberikan kewenangan penuh kepada Gubernur Bali untuk mengambil keputusan soal kontroversi PLTPB Bedugul itu, dengan meminta Dewa Beratha sebagai ketua tim penyelesaian masalah itu.Kontroversi soal eksplorasi PLTPB Bedugul oleh Bali Energy Limited (BEL) sudah berlangsung sekitar enam bulan. BEL sebenarnya sudah melakukan eksplorasi di sana dalam beberapa tahun terakhir.Karena adanya kontroversi soal eksplorasi itu, Pemerintah Provinsi Bali kemudian menghentikan sementara kegiatan BEL di sekitar kawasan yang dianggap suci itu. Dalam rapat antara Pemerintah Provinsi Bali dan DPRD Bali soal penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah periode 2007, semua fraksi di DPRD tetap menyatakan menolak keberlangsungan proyek tersebut. (AYS)
Sumber: www.kompas.com
|